UJI KOGNITIF MENCIT (Mus musculus L.) JANTAN BERBEDA UMUR YANG DIBERI EKSTRAK LADA HITAM (Piper nigrum L.)

Authors

  • Monica Sapitri Jurusan Biologi FMIPA Universitas Lampung
  • M. Kanedi Jurusan Biologi FMIPA Universitas Lampung
  • Hendri Busman Jurusan Biologi FMIPA Universitas Lampung
  • Sutyarso Sutyarso Jurusan Biologi FMIPA Universitas Lampung

DOI:

https://doi.org/10.23960/jbekh.v2i2.117

Keywords:

antioksidan, mencit (Mus musculus L.), lada hitam (Piper nigrum L.)

Abstract

Lada hitam adalah salah satu jenis rempah yang diketahui mengandung antioksidan. Antioksidan adalah zat yang dipercayadapat menghambat proses penuaan. Penuaan ditandai dengan menurunnya berbagai fungsi organ tubuh, termasuk otak sehingga berdampak pada menurunnya daya ingat. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian ekstrak lada hitam terhadap daya ingat mencit (Mus musculus L.).Empat puluh ekor mencit jantan, masing-masing 20 ekor berumur 4 bulan (muda) dan 20 ekor berumur 6 bulan (tua), diberi empat perlakuan yaitu : tanpa ekstrak sebagai kontrol (K), ekstrak air (A), ekstrak etanol (E), dan ekstrak campuran air-etanol (C). Data dianalisis menggunakan Sidik Ragam 2 Jalur (Two Ways ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mencit tua lebih cepat mengingat jalur dalam uji labirin, tetapi cendrung tidak berbeda dengan mencit muda dalam mengingat balok pijakan pada uji renang. Melalui uji labirin, daya ingat mencit muda dan tua yang diberi ekstrak lada hitam terbukti lebih baik dari pada yang tidak diberi. Sedangkan dalam uji renang, daya ingat mencit muda lebih baik pada yang diberi ekstrak air, sedangkan pada mencit tua hanya ekstrak campuran yang bisa membuat daya ingat lebih baik.

Downloads

Download data is not yet available.

Metrics

Metrics Loading ...

Downloads

Published

2014-11-01

How to Cite

Sapitri, M., Kanedi, M., Busman, H., & Sutyarso, S. (2014). UJI KOGNITIF MENCIT (Mus musculus L.) JANTAN BERBEDA UMUR YANG DIBERI EKSTRAK LADA HITAM (Piper nigrum L.). Jurnal Ilmiah Biologi Eksperimen Dan Keanekaragaman Hayati (J-BEKH), 2(2), 86–90. https://doi.org/10.23960/jbekh.v2i2.117

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 > >>