KETAHANAN TANAMAN TERONG (Solanum melongena L.) HASIL INDUKSI POLIPLOIDISASI DENGAN EKSTRAK UMBI KEMBANG SUNGSANG (Gloriosa superba L.) TERHADAP JAMUR Colletotrichum capsici (Syd.) Butler & Bisby

Authors

  • Mulya Sari Jurusan Biologi FMIPA Universitas Lampung
  • Eti Ernawiati Jurusan Biologi FMIPA Universitas Lampung
  • Rochmah Agustrina Jurusan Biologi FMIPA Universitas Lampung
  • Yulianty Yulianty Jurusan Biologi FMIPA Universitas Lampung

DOI:

https://doi.org/10.23960/jbekh.v1i2.146

Keywords:

Gloriosa superba, Kolkisin, Solanum melongena, Colietotrichum capsici

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah memperoleh konsentrasi ekstrak umbi kembang sungsang (Gloriosa superba) yang optimum untuk menghambat perkembangan jamur Colietotrichum capsici dan memperoleh kultivar tanaman terong (Solanum melongena) yang tahan terhadap penyakit antraknosa. Penelitian dilakukan di Laboratorium Botani, Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Lampung menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 2 faktor dan 3 ulangan. Faktor pertama, konsentrasi ekstrak (A): 25%, 50%, dan 75%. Faktor kedua, kultivar terong (B): Wulung, Pahala dan Patria. Parameter pengamatan meliputi persentase kerusakan daun, tinggi tanaman, berat basah dan berat kering tanaman terong. Hasil percobaan menunjukkan bahwa ekstrak umbi kembang sungsang berpengaruh terhadap persentase kerusakan daun, tinggi tanaman, berat basah dan berat kering tanaman terong. Secara keseluruhan kombinasi perlakuan yang optimum untuk menekan perkembangan jamur C. capsici adalah konsentrasi 50% pada kultivar Wulung.

Downloads

Download data is not yet available.

Metrics

Metrics Loading ...

Downloads

Published

2013-07-02

How to Cite

Sari, M., Ernawiati, E., Agustrina, R., & Yulianty, Y. (2013). KETAHANAN TANAMAN TERONG (Solanum melongena L.) HASIL INDUKSI POLIPLOIDISASI DENGAN EKSTRAK UMBI KEMBANG SUNGSANG (Gloriosa superba L.) TERHADAP JAMUR Colletotrichum capsici (Syd.) Butler & Bisby. Jurnal Ilmiah Biologi Eksperimen Dan Keanekaragaman Hayati (J-BEKH), 1(2), 103–108. https://doi.org/10.23960/jbekh.v1i2.146

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 > >>