KEANEKARAGAMAN FORAMINIFERA BENTIK DALAM SEDIMEN DASAR PERAIRAN TELUK BALIKPAPAN, KALIMANTAN TIMUR

Authors

  • Mastuti Widianingsih Jurusan Biologi FMIPA Universitas Lampung
  • Endang Linirin Widiastuti Jurusan Biologi FMIPA Universitas Lampung
  • Kresna Tri Dewi Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan (PPPGL), Bandung

DOI:

https://doi.org/10.23960/jbekh.v1i1.95

Keywords:

Asterorotalia trispinosa, Foraminifera bentik, Teluk Balikpapan

Abstract

Foraminifera bentik merupakan salah satu Protozoa yang dapat terawetkan dalam sedimen perairan. Organisme bersel tunggal ini telah banyak digunakan sebagai indikator lingkungan karena sangat sensitif terhadap perubahan lingkungan di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman foraminifera bentik dalam 20 sampel sedimen dasar perairan Teluk Balikpapan, Kalimantan Timur dalam kaitannya dengan beberapa parameter lingkungan air seperti kedalaman, kecerahan, temperatur, pH, turbiditas, salinitas, dan oksigen terlarut serta pembuatan peta sebaran spasialnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 3 spesies foraminifera bentik yang mendominasi yaitu Asterorotalia trispinosa (1.553 spesimen) diikuti oleh Rotalia sp.1 dan Rotalia sp.2. Jumlah spesies terbanyak didapatkan pada titik TB-05 (33 spesies) yang terletak di bagian luar teluk Balikpapan. Indeks Keanekaragaman bervariasi dari 0 sampai 4. Besarnya nilai Korelasi Pearson untuk kedalaman, kecerahan, temperatur, pH, turbiditas, salinitas, dan oksigen terlarut berturut-turut yaitu 0,874; 0,962; 0,962; 0,966; 0,829; 0,966; dan 0,968. Nilai korelasi tersebut bervariasi dengan distribusi foraminifera bentik di daerah penelitian.

Downloads

Download data is not yet available.

Metrics

Metrics Loading ...

Downloads

Published

2013-03-01

How to Cite

Widianingsih, M., Widiastuti, E. L., & Dewi, K. T. (2013). KEANEKARAGAMAN FORAMINIFERA BENTIK DALAM SEDIMEN DASAR PERAIRAN TELUK BALIKPAPAN, KALIMANTAN TIMUR. Jurnal Ilmiah Biologi Eksperimen Dan Keanekaragaman Hayati (J-BEKH), 1(1), 25–29. https://doi.org/10.23960/jbekh.v1i1.95

Issue

Section

Articles