Diversity of Rodentia and Scandentia Species in the Batutegi Protected Forest, Tanggamus Lampung

Authors

  • Romekardo Sitopu Universitas Lampung
  • Nuning Nurcahyani Universitas Lampung
  • Gina Dania Pratami Universitas Lampung
  • M Kanedi Universitas Lampung

DOI:

https://doi.org/10.23960/jbekh.v9i2.199

Keywords:

Batutegi protected forest, diversity index, evenness index, purposive sampling, Rodentia, Scandentia

Abstract

Mamalia kecil seperti Rodentia dan Scandentia adalah salah satu satwa liar yang sering dianggap sebagai hama perusak, sehingga kurang dijaga kelestariannya. Keberadaan Rodentia dan Scandentia dalam ekosistem sangat penting antara lain sebagai sarana penyebaran biji tumbuh-tumbuhan, dan sebagai kontrol terhadap serangga. Penelitian ini dilaksanakan di kawasan Hutan Lindung Batutegi Tanggamus Lampung mulai bulan Mei sampai Juni 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman, perilaku, dan, faktor lingkungan yang mempengaruhi keberadaan jenis Rodentia dan Scandentia di kawasan Hutan Lindung Batutegi Tanggamus Lampung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan teknik purposive sampling yaitu dengan mencari lokasi ditemukannya Rodentia dan Scandentia, data yang diperoleh ditampilkan dalam bentuk tabel dan gambar serta dihitung indeks keanekaragamannya dengan menggunakan indeks keanekaragaman Shannon-Wiener dan indeks kemerataan. Berdasarkan hasil penelitian, nilai indeks keanekaragaman jenis di blok inti adalah H’= 2,772 termasuk dalam kategori sedang yang terdiri dari sebanyak 26 jenis yang ditemukan. Nilai indeks keanekaragaman jenis di blok pemanfaatan adalah H’= 1,596 yang terdiri dari 15 jenis yang ditemukan. Nilai indeks tersebut tergolong dalam kategori sedang, dimana nilai indeks tersebut tidak lebih dari H’= 3. Nilai indeks kemerataan pada blok inti adalah E= 0,851 tergolong dalam kategori tinggi dengan komunitas stabil, sedangkan pada blok pemanfaatan adalah E= 0,59 tergolong dalam kategori sedang dengan komunitas labil. Hal tersebut dipengaruhi oleh sumber pakan, habitat, dan faktor adanya aktivitas manusia. Aktivitas perilaku satwa yang ditemukan lebih banyak terdapat pada waktu pagi hari dari suku Sciuridae, Tupaiidae pada waktu sore hari, dan suku Muridae dan Hystricidae pada waktu malam hari (nokturnal).

 

Kata kunci: hutan lindung Batutegi, indeks keanekaragaman, indeks kemerataan, purposive sampling, Rodentia, Scandentia,

Small mammals such as Rodentia and Scandentia are one of the wild animals that are often considered as destructive pests, so that their sustainability is not maintained. The existence of Rodentia and Scandentia in the ecosystem is very important, among others, as a means of dispersal of plant seeds, and as a control against insects. This research was conducted in the Batutegi Tanggamus Protected Forest area, Lampung from May to June 2021. This study aims to determine the diversity, behavior, andenvironmental factors that influence the presence of Rodentia and Scandentia species in the Batutegi Tanggamus Protected Forest area, Lampung. The method used in this study is a survey method with purposive sampling technique, namely by finding the location where Rodentia and Scandentia were found, the data obtained are displayed in tables and figures and the diversity index is calculated using the Shannon-Wiener diversity index and evenness index. Based on the results of the study, the value of the species diversity index in the core block was H'= 2.772 which was included in the medium category which consisted of as many as 26 species were found. The value of the species diversity index in the utilization block is H'= 1,596 which consists of 15 species found. The index value belongs to the medium category, where the index value is not more than H'= 3. The evenness index value in the core block is E= 0.851 belonging to the high category with a stable community. Meanwhile, in the utilization block, E= 0.59 belongs to the medium category with unstable community. This is influenced by food sources, habitats, and human activities. Animal behavior activities were found to be mostly found in the morning from the Sciuridae tribe, Tupaiidae in the afternoon, and the Muridae and Hystricidae tribes at night (nocturnal).

 

Keywords: Batutegi protected forest, diversity index, evenness index, purposive sampling, Rodentia, Scandentia.

Downloads

Download data is not yet available.

Metrics

Metrics Loading ...

References

Alex, S. A, & Gusti, A.T. 2017. Indentifikasi Jenis Tupai (Tupaia Sp.) Di Kawasan Hutan Adat Bukit Sagu Desa Sungai Sena Kecamatan Silat Hilir Kabupaten Kapuas Hulu. Jurnal Hutan Lestari. 5 (1): 34-41.

Agus. 2007. Bajing dan Tupai Borneo. http://bebsic.bekantan.net/node/7. [17 Juli 2015].

Tjitrosoepomo, G. 2005. Morfologi Tumbuhan. Gajah Mada University. Yogyakarta.

Hidayat, S. 2002. Metode Penelitian. Mandar Maju. Bandung.

Mustari, A.H., Zulkarnain, I, dan Rinaldi, D. 2014. Keanekaragaman Jenis dan Penyebaran Mamalia di Kampus IPB Dramaga Bogor. Media Konservasi Vol 19, No.2, Agustus 2014: 117-125. Bogor.

Kartono, A.P. 2015. Keragaman Dan Kelimpahan Mamalia Di Perkebunan Sawit Pt Sukses Tani Nusasubur Kalimantan Timur. Media Konservasi 20, No.2.

Kasayev, T., Nurdin, J, dan Novarino, W. 2018. Keanekaragaman Mamalia di Cagar Alam Rimbo Panti, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat. Jurnal Biologi Universitas Andalas. 6(1) – Februari 2018: 23-29 (ISSN: 2303-2162).

Pielou EC. 1966. Species-diversity and pattern-diversity in the study of ecological succession. Journal of Theoretical Biology 10:370–383.

Downloads

Published

2022-11-06

How to Cite

Sitopu, R., Nurcahyani, N., Dania Pratami, G., & Kanedi, M. (2022). Diversity of Rodentia and Scandentia Species in the Batutegi Protected Forest, Tanggamus Lampung. Jurnal Ilmiah Biologi Eksperimen Dan Keanekaragaman Hayati (J-BEKH), 9(2), 1–11. https://doi.org/10.23960/jbekh.v9i2.199

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>