Preference of Feed Species for the Sulawesi Digo Monkey (Macaca ochreata) and its Association with Birds in the Tanjung Peropa Wildlife Sanctuary, Southeast Sulawesi

Authors

  • Amirullah Amirullah Universitas Halu Oleo
  • Muhsin Muhsin Universitas Halu Oleo
  • Nurfadillah Nurfadillah Universitas Halu Oleo

DOI:

https://doi.org/10.23960/jbekh.v9i2.271

Keywords:

Endemic, M. ochreata, R. calyorhynchus, Tanjung Beropa

Abstract

Macaca ochreata merupakan primata endemik Sulawesi yang semakin terancam dan hanya terdapat di Sulawesi Tenggara. Hewan ini dianggap hama karena mengganggu tanaman budidaya. Penelitian ini bertujuan mengetahui jenis tumbuhan pakan dan burung yang yang berasosi dengan Macaca ochreata. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Agustus-September 2020, di wilayah perkebunan masyarakat yang berbatasan dengan hutan Suaka Margasatwa Tanjung Peropa, Kecamatan Moramo, Kabupaten Konawe Selatan. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode observasi pada jalur yang dilewati kawanan Macaca ochreata. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel dan gambar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pakan Macaca ochreata terdiri atas 14 jenis tumbuhan dari 9 famili, Beringin (Ficus benjamina) merupakan jenis pakan yang paling dipilih (20,9%) diikuti tawon ara (Ficus microcarapa) sebesar 10,8%, dao (Dracontomelon dao) dan yang terendah adalah simpur (Dilenia indica) 3,2%. Bagian tumbuhan yang dimakan oleh Macaca ochreata yaitu bagian buah (67%), buah dan bunga (24,1%), pucuk daun (12,7%) dan bunga dan daun (5,7%). Hewan ini berasosiasi dengan burung kadalan sulawesi dan burung srigunting jambul rambut

 

Kata kunci: Endemik, M. ochreata, R. calyorhynchus, Tanjung Beropa.

 

Macaca ochreata is an endemic primate of Sulawesi which is increasingly threatened with extinction only in Southeast Sulawesi. These animals are considered pests because they often interfere with cultivated plants. This study aims to determine the types of forage plants and birds associated with Macaca ochreata. This activity was carried out in August-September 2020, in a community plantation area bordering the Tanjung Peropa Wildlife Reserve forest, Moramo District, South Konawe Regency. Sampling was carried out using the observation method on the path traversed by the Macaca ochreata herd. Data were analyzed descriptively and presented in the form of tables and figures. The results showed that Macaca ochreata's diet consisted of 14 plant species from 9 families, banyan (Ficus benjamina) was the most preferred type of feed (20.9%) followed by fig wasp (Ficus microcarapa) 10.8%, dao (Dracontomelon dao) and the lowest was simpur (Dilenia indica) 3.2%. The plant parts that Macaca ochreata eats are fruit (67%), fruit and flowers (24.1%), leaf shoots (12.7%) and flowers and leaves (5.7%). This animal is associated with the Sulawesi monitor lizard and the crested srigunting bird

 

Keywords: Endemic, M. ochreata, R. calyorhynchus, Tanjung Beropa.

Downloads

Download data is not yet available.

Metrics

Metrics Loading ...

References

Bercovitch, F.B dan Huffman, M.A., 1999, The Macaques . di dalam: Dolhinow P, Fuentes A. editor. The Non-Human Primates. California : Mayfield Publishing Company, 77-85

BKSDA Sulawesi Tenggara., (2013), Suaka Margasatwa Tanjung Peropa [Internet]. [diunduh pada 2016 Sep12]. Tersedia pada: http://www.bksdalatihan.hol.es/index.php/ kawasan konservasi/2011-08-15-06-03-06/suaka-margasatwatanjung-peropa

Fairuztania, Z.Z, dan Mustari, A.H., 2017, Karakteristik Habitat dan Populasi Monyet Butung (Macaca ochreata) di Suaka Margasatwa Tanjung Peropa, Sulawesi Tenggara, Jurnal Wasian, 4(2): 97-98

Fooden, J., 1969, Taxonomy and evolution of the monkeys of Celebes, Bibliotheca Primatologica.

Hakim, S.S. 2010. Karakteristik Habitat dan Populasi Monyet Hitam Sulawesi (Macaca nigra Desmarest, 1822) pada Beberapa Tipe Habitat di Cagar Alam Tangkoko,

Kusumo, D.A.2007. Aktivitas Harian Monyet (Macaca fascicularis) di Pura Uluwatu, Kelurahan Pecatu, Kecematan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, F.MIPA Universitas Undayana, Denpasar.

Lee, R. J., J. Riley, R. Merril, dan R.P. Manopo., 2001.Keanekaragaman Hayati dan Konservasi di Sulawesi Bagian Utara. WCS-IP dan NRM. Jakarta.

Laatung, S. 2006. Populasi dan Habitat Yaki(Macaca nigra) di Cagar Alam Gunung Dua saudara Sulawesi Utara. Tesis. Pascasarjana. IPB,Bogor.

Lengkong, H.J., 2011, Laju Degradasi Habitat Monyet Hitam Sulawesi (Macaca nigra) di Cagar Alam Gunung Duasudara Sulawesi Utara. Jurnal Ilmiah Sains, 11(1) : 31-35

Supriatna, J., dan Wahyono, E.H., 2000, Panduan lapangan primata Indonesia, Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Steenis. C. G. G. J. V., 2013, Flora, Balai Pustaka, Jakarta Timur.

Supriyatna, J dan Ramadhan, R., 2016, Pariwisata Primata Indonesia, Jakarta (ID): Yayasan Obor Indonesia, Jakarta.

Whitten, Henderson, T.G.S., and Mustafa, M., 2002, The Ecology of Sulawesi. Vol. 4, The Ecology of Indonesia, Singapore: Periplus.

Whitten, T.G.S., Henderson and M., Mustafa., 2002. The Ecology of Sulawesi, The Ecology of Indonesia, Periplus, Singapore.

Yudanegara, A. 2006. Aktivitas Makan Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis) Kelompok Pancalikan di Situs Ciung Wanara, Ciamis, Jawa Barat.Jurnal IPB. Bogor

Zairini, A.B., (2015) Pola Penyebaran Harian dan Karakteristik Tumbuhan pakan (Macaca Fascicularis R) di Hutan Rakyat Ambender, J-Pal, 1-11

Downloads

Published

2022-11-06

How to Cite

Amirullah, A., Muhsin, M., & Nurfadillah, N. (2022). Preference of Feed Species for the Sulawesi Digo Monkey (Macaca ochreata) and its Association with Birds in the Tanjung Peropa Wildlife Sanctuary, Southeast Sulawesi . Jurnal Ilmiah Biologi Eksperimen Dan Keanekaragaman Hayati (J-BEKH), 9(2), 62–69. https://doi.org/10.23960/jbekh.v9i2.271