Water Quality Analysis Based on Diversity and Abundance of Plankton in the Way Besai River, North Lampung Analisis Kualitas Air Berdasarkan Keanekaragaman dan Kelimpahan Plankton di Sungai Way Besai Lampung Utara
Main Article Content
Abstract
Plankton is one of the aquatic biota that can act as a bioindicator of Water because it is susceptible to changes in the quality of the Water where it lives. The Way Besai River is in Dwikora Village, Bukit Kemuning District, North Lampung Regency. This study aimed to determine the water quality of the Way Besai River based on the diversity and abundance of plankton as a bioindicator of Water and to determine the relationship between the plankton community structure and water quality parameters. This study was conducted in November-December 2024. Sampling was performed using a survey method with 6 (six) spots, which were then identified and calculated using the Sedgewick-Rafter method. Based on the analysis of plankton abundance and diversity, it is known that the Way Besai River is moderately polluted, and there is a significant relationship between the plankton community structure and water quality parameters.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Sofia, Y., Tontowi dan Rahayu, S.,2010. Penelitian Pengolahan Air Sungai yang Tercemar oleh Bahan Organik. Jurnal Sumberdaya Air. 6(2):145–160. https://doi.org/10.32679/jsda.v6i2.412
Sari, D., Nurhadi, N. Y., Anwar, K., Isa, M., Handayani, S., dan Sardeni, S. 2021. Pemantauan dan Analisis Tingkat Pencemaran Kualitas Air Sungai di Kabupaten Tebo. Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan. 12(2): 15-23.
Raunsay, E. K., dan Koirewoa, D. C. 2016. Plankton Sebagai Parameter Kualitas Perairan Teluk Yos Sudarso dan Sungai Anafre Kota Jayapura Papua. Jurnal Biologi. 8(2): 1-12.
Junaidi, M., Nurliah, N., dan Azhar, F. 2018. Struktur Komunitas Zooplankton di Perairan Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Jurnal Biologi Tropis. 18(2), 159-169. https://doi.org/10.29303/jbt.v18i2.800
Michael, P. 1995. Metode Ekologi untuk Penyelidikan Lapangan dan Laboratorium. Universitas Indonesia Press. Jakarta.
Odum, E. P. 1998. Dasar-dasar Ekologi.Diterjemahkan dari Fundamental of.Ecology. Gadjah Mada University Press.Yogyakarta.
Sutrisna, T., Umar, M. R., Suhadiyah, S., dan Santosa, S. 2018. Keanekaragaman Dan Komposisi Vegetasi Pohon Pada Kawasan Air Terjun Takapala Dan Lanna Di Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan. Bioma : Jurnal Biologi Makassar. 3(1): 34-46.
Odum, E. P. 1996. Dasar-Dasar Ekologi. Diterjemahkan oleh Tjahjono Samingan. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.
Aziz.A., Nurhayah.W., dan Salwiyah. 2020. Hubungan Kualitas Perairan Dengan Kelimpahan Fitoplankton Di Perairan Koeono, Kecamatan Palangga Selatan, Kabupaten Konawe Selatan. Jurnal Sapa Laut. 5(3): 221-234.
Munthe, Y. V., Aryawati, R., dan Isnaini. 2012. Struktur Komunitas Dan Sebaran Fitoplankton Di Perairan Sungsang Sumatera Selatan. Maspari Journal. 4(1): 122-130.
Megarani, P. 2016. Struktur Komunitas Plankton Pada Musim Penghujan di Telaga Winong Kecamatan Saptosari Kabupaten Gunungkidul. Skripsi. FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta.
Annisa, N., dan Fauzi, M. 2022. Struktur Komunitas Zooplankton di Perairan Pesisir Sungai Pisang Kecamatan Bungus Teluk Kabung Kota Padang Sumatera Barat. Jurnal Sumberdaya dan Lingkungan Akuatik. 3(2): 2722-6026.
Purwati, S., Masitah, M., Budiarti, S., dan Aprilia, Y. 2021. Keanekaragaman jenis ikan di sungai Lempake Tepian kecamatan Sungai Pinang kota Samarinda. Jurnal Ilmiah BioSmart (JIBS) 7(1): 12-24. https://doi.org/10.30872/jibs.v1i1.424
Krebs, C. J. 2014. Ecological methodology (3rd ed.). Harper Collins Publisher.
Nuraina, I., dan Prayogo, H. 2018. Analisa komposisi dan keanekaragaman jenis tegakan penyusun hutan tembawang jelomuk di Desa Meta Bersatu kecamatan Sayan Kabupaten Melawi. Jurnal Hutan Lestari. 6(1): 137-146.
Kusmeri, L., dan Rosanti, D. 2015.Struktur komunitas zooplankton di danau Opi Jakabaring Palembang. Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. 12(1): 7-17. https://doi.org/10.31851/sainmatika.v12i1.274
Sinaga, M. P., Siburian, D. T. E., dan Zega, E. K. 2024. The Impact Of Total Suspended Solid (TSS) And Containing Water Chlorophyll-A On The Fertility Level Of Jakarta Jakarta Bay Waters Using Technology Of Google Earth Engine (Gee) Clouds. Jurnal Ilmiah PLATAX, 12(2): 32-44. https://doi.org/10.35800/jip.v12i2.55981
Soliha, E., Rahayu, S.Y.S., dan Triasti N.N. 2016. Kualitas Air Dan Keanekaragaman Plankton di Danau Cikaret, Cibinong, Bogor. Jurnal Ekologia. 16 (2): 1-10. https://doi.org/10.33751/ekol.v16i2.744
Daroini, T. A., dan Arisandi, A. 2020. Analisis BOD (Biological Oxygen Demand) di Perairan Desa Prancak Kecamatan Sepulu, Bangkalan. Juvenil: Jurnal Ilmiah Kelautan dan Perikanan. 1(4): 558-566. https://doi.org/10.21107/juvenil.v1i4.9037
Sari, Y. S. 2019. Mengolah COD Pada Limbah Laboratorium. Jurnal Komunitas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. 1(2): 22-31.
Madyawan, D., Hendrawan, I. G., dan Suteja, Y. 2020. Pemodelan oksigen terlarut (dissolved oxygen/DO) di perairan Teluk Benoa. Journal of Marine and Aquatic Sciences. 6(2): 270-280.
Leidonald, R., Muhtadi, A., dan Harahap, Z. A. 2023. The hydrodynamics of Anak Laut coastal lake, Aceh Singkil Regency, Indonesia. Aquaculture, Aquarium, Conservation & Legislation, 16(5): 2856-2867.[23] Ainalyaqin, M. I., & Abida, I. W. 2024. Korelasi Kandungan Oksigen Terlarut dan pH terhadap Keanekaragaman Plankton di Sungai Kalidami Kota Surabaya. Environmental Pollution Journal. 4(1): 895-905. https://doi.org/10.58954/epj.v4i1.171